Result: Comparison Pan Evaporation Data with Global Land-surface Evaporation GLEAM in Java and Bali Island Indonesia.

Title:
Comparison Pan Evaporation Data with Global Land-surface Evaporation GLEAM in Java and Bali Island Indonesia.
Authors:
Source:
Indonesian Journal of Geography. Jun2018, Vol. 50 Issue 1, p87-96. 10p.
Geographic Terms:
Database:
Academic Search Index

Further Information

This paper evaluates the variability of pan evaporation (Epan) data in Java and Bali during 2003-2012 and compares to GLEAM (Global Land-surface Evaporation: the Amsterdam Methodology) data version v3.b namely actual evaporation (E) and potential evaporation (Ep) in the same period with statistical method. Gleam combines a wide range of remotely sensed observations to estimate the terrestrial evaporation and root-zone soil moisture at a global scale (0.25-degree). The aim is to assess the accuracy of Gleam data by examining correlation, mean absolute error, Root means square error and mean error between Epan and Gleam data in Java and Bali Island. The result shows the correlation between Epan with Ep Gleam is higher than Epan with E Gleam. Generally, the accuracy of Gleam data is a good performance to estimate the land evaporation in Java and Bali at annual and monthly scale. In daily scale, the correlation is less than 0.50 both between Epan with E Gleam and between Epan with Ep Gleam. In a daily scale, the average errors ranging from 0.15 to 3.09 mm according to RMSE, MAE, and ME. The result of this study is essential in providing a valuable recommendation for choosing alternative evaporation data in a regional or local scale from satellite data. [ABSTRACT FROM AUTHOR]

Makalah ini mengevaluasi variabilitas data evaporasi panci (Epan) periode 2003 - 2012 dan membandingkan dengan data Gleam (Global Land-surface Evaporation: the Amsterdam Methodology) versi v3.b yaitu evaporasi aktual (E) dan evaporasi potensial (Ep) pada periode yang sama menggunakan metode statistik. Gleam merupakan kombinasi sejumlah data observasi penginderaan jauh untuk menduga evaporasi terestrial dan kelengasan tanah pada zona perakaran dengan skala global (0.25 derajat). Tujuan dalam penelitian ini adalah menilai keakuratan data Gleam menggunakan korelasi, mean absolute error (MAE), Root mean square error (RMSE) dan mean error (ME) antara Epan dengan data Gleam di Pulau Jawa dan Bali. Hasil penelitian menunjukkan korelasi Epan dengan Ep GLEAM leih tinggi dibandingkan Epan dengan E Gleam. Umumnya keakuratan data Gleam menunjukkan hasil yang cukup baik untuk menduga evaporasi lahan di Pulau Jawa dan Bali pada interval waktu bulanan dan tahunan. Untuk interval waktu harian, korelasi baik antara Epan dengan E Gleam maupun Ep Gleam kurang dari 0.5. Kesalahan (error) pada interval waaktu harian berkisar antara 0.15 hingga 3.09 mm berdasarkan nilai RMSE,MAE dan ME. Hasil dari penelitian ini sangat penting sebagai rekomendasi untuk memilih alternatif data penguapan pada skala regional atau lokal menggunakan data satelit. [ABSTRACT FROM AUTHOR]